Cara Mudah Membersihkan 10 Jenis Noda

Cara Mudah Membersihkan 10 Jenis Noda

Membersihkan atau menghilangkan noda pada pakaian bukanlah hal mudah. Dan ibu-ibu yang sudah memiliki anak pasti tahu hal ini. Ada banyak jenis noda yang terkadang membandel serta sulit untuk dihilangkan. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara sederhana dan mudah untuk menghilangkan berbagai jenis noda dari pakaian maupun dari tempat-tempat tertentu.

Untuk menghapus noda dari pakaian-pakaian yang tipis, kamu harus sedikit berhati-hati agar tidak merobeknya. Beberapa bahan yang dimanfaatkan untuk menghilangkan noda terkadang sedikit kasar pada pakaian. Oleh sebab itu, kamu tetap diminta untuk selalu berhati-hati selama menggunakannya.

Jika kamu memiliki anak di rumah, kamu pasti sudah tahu bahwa mereka sering kali meninggalkan noda di karpet, tikar, sprei, dan terutama di baju mereka. Noda-noda berupa coklat, es krim, lumpur, saos dan bumbu makanan bahkan terkadang ada dimana-mana.

Untuk menghilangkan berbagai jenis noda dan membersihkannya, ada beberapa langkah sederhana yang harus kamu lakukan. Langkah-langkah tersebut akan melibatkan beberapa bahan alami yang mudah kita temukan di rumah, tentunya selain dengan memanfaatkan deterjen. Selain itu, kamu juga harus tahu bahwa terkadang membersihkan noda akan jauh lebih efektif apabila kita memanfaatkan cara manual yaitu membersihkannya dengan menggunakan tangan dibandingkan dengan menggunakan mesin cuci.

Berikut adalah cara mudah membersihkan 10 jenis noda membandel.

1.Cat

Apabila kamu ingin membersihkan noda cat di pakaian, kamu bisa memanfaatkan alkohol atau hand sanitizer karena kedua bahan tersebut adalah yang paling efektif. Kamu bisa lebih mudah membersihkan noda cat apabila cat belum benar-benar kering.

2.Tinta

Cara mudah menghapus tinta dari pakaian adalah dengan menerapkan 2-3 tetes hand sanitizer pada noda tersebut kemudian gunakan sikat gigi bekas untuk menyikatnya. Segera setelah kamu menyikatnya, berikan pasta baking powder, kemudian rendam selama kurang lebih 15 menit. Terakhir bilas dengan air panas.

3.Lumpur

Untuk menghilangkan noda lumpur yang membandel, kamu bisa memanfaatkan bleaching powder (bubuk pemutih). Kamu bisa mengambil bubuk pemutih sebanyak kurang lebih 2 sendok makan, lalu campurkan dengan air setelah itu aduk hingga menjadi pasta dan oleskan pada pakaian yang terkena noda lumpur. Ini merupakan cara terbaik dan efektif untuk menghilangkan kotoran dari pakaian. Namun ingat, kamu harus berhati-hati saat menggunakan campuran ini.

4.Saus tomat

Terkadang kita tidak sengaja menumpahkan saus tomat di pakaian pada saat makan. Dan untuk membersihkannya sebenarnya tidak terlalu sulit. Kamu bisa mengambil cuka putih lalu gunakan untuk menghapus noda tersebut. Caranya, tuangkan sedikit cuka diatas noda dan sikat kain tersebut dengan sikat gigi bekas. Setelah itu bilas dengan deterjen dan air ingin.

5.Coklat

Anak-anak sangat suka coklat dan biasanya mereka makan sampe blepotan. Sehingga tidak jarang pakaian mereka terkena noda coklat. Untuk menghapus noda cokelat tersebut, kamu bisa memanfaatkan larutan amonia. Namun terlebih dahulu kamu harus mengikis coklat yang mengering di pakaian menggunakan sikat atau pisau tumpul. Setelah itu, kamu bisa langsung menerapkan larutan amonia beberapa tetes kemudian gunakan kain putih untuk menghapus noda coklat tersebut.

6.Juice

Untuk menghilangkan noda akibat juice pada pakaian, kamu bisa memanfaatkan bahan yang sama yaitu larutan amonia. Caranya, pertama, cuci terlebih dahulu pakaian yang terkena noda dengan air biasa lalu terapkan satu tetes larutan amonia pada area yang terkena noda dan jangan lupa menggosok-gosokkannya dengan menggunakan kain putih.

7.Permen karet

Permen karet selain lengket terkadang juga menyisakan noda-noda berwarna coklat atau kehitam-hitaman pada pakaian. Salah satu bahan alami terbaik yang bisa menghilangkan noda permen karet dari pakaian kamu adalah es batu.

Caranya memanfaatkannya cukup sederhana, sediakan satu bongkah es batu, lalu gunakan untuk membekukan bekas permen karet tersebut selama kurang lebih 10 menit. Manfaatkan pisau tumpul untuk mengikisnya. Jika permen karet tetap membandel, kamu bisa menuangkan gliserin sedikit diatas noda, kemudian kikis.

8.Es krim

Noda es krim pada pakaian bisa dihilangkan dengan mudah apabila kita memanfaatkan beberapa tetes air lemon. Sediakan air perasan lemon kemudian gunakan untuk membersihkan noda tesebut, lalu bilas dengan sabun dan air.

9.Muntahan

Anak bayi terkadang apabila kekenyangan sering muntah. Selain itu anak-anak juga kadang mabuk kendaraan. Cara mudah membersihkan noda bekas muntah adalah dengan campuran deterjen dan air jeruk nipis serta 1 sendok garam. Ini adalah solusi alami yang paling efektif untuk menghapus noda tersebut. Untuk memberikan hasil yang terbaik, kamu sebaiknya segera mencuci pakaian sesaat setelah terkena muntahan.

10.Darah

Apabila kamu bingung bagaimana caranya menghapus atau membersihkan noda darah dengan mudah, kamu bisa memanfaatkan garam karena ini merupakan bahan alami yang paling baik dan paling efektif dalam membersihkan dan menyingkirkan noda darah di pakaian. Caranya, rendam pakaian dalam larutan garam selama kurang lebih 15 menit kemudian kucek dan bilas.
7 Trik Esensial untuk Membersihkan Dapur

7 Trik Esensial untuk Membersihkan Dapur

Melakukan tugas-tugas di dapur seperti memasak adalah tugas mudah yang hampir semua wanita bisa melakukannya. Namun, tidak banyak yang tahu bagaimana caranya membersihkan barang-barang yang ada di dapur dengan mudah dan cepat. Ada banyak perabotan di dapur dan peralatan memasak yang perlu perawatan setiap hari setiap minggu bahkan setiap bulan. Beberapa diantaranya adalah kulkas, microwave, peralatan memasak seperti panci, spatula dan lain-lain, semuanya akan membuatmu sangat sibuk saat bersih-bersih. Bahkan, dapur yang kecil bisa membuatmu kerepotan, dan bisa saja membersihkannya lebih lama dibandingkan dengan membersihkan sebuah kamar yang besar.

Selain itu, bahan kimia yang kita gunakan untuk membersihkan barang-barang dapur beberapa diantaranya sangat berbahaya jadi harus tetap berhati-hati. Terkadang kita juga tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan barang-barang tertentu untuk menyiapkan apa yang akan kita masak dan lain-lain. Alat memasak tersebut terkadang hanya kita miliki satu buah saja sehingga harus selalu dalam keadaan bersih.

Dalam artikel ini kami akan membantumu bagaimana caranya membersihkan dapur yang alami dan aman. Beberapa tips esensial untuk membersihkan dapur berikut ini akan membuat proses bersih-bersih menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Sehingga, kamu tidak perlu lagi menggaruk microwave, lemari besi untuk menghapus berbagai sisa makanan yang tertinggal disana. Bahkan, kamu juga bisa membersihkan mereka hanya dengan sekali semprot menggunakan bahan alami yang mudah kita temukan di rumah.

1. Membersihkan kulkas

Membersihkan kulkas bisa jadi sangat merepotkan apalagi apabila kita harus mengeluarkan semua benda-benda yang ada di dalamnya kemudian membersihkan, lalu kembali meletakkan semua benda-benda yang dikeluarkan tadi.

Cara ini tentu merepotkan dan memakan banyak waktu. Untuk lebih memudahkan, kamu bisa memanfaatkan tips yang satu ini. Pertama, sediakan air bersih dan cuka putih dengan perbandingan dua cangkir air bersih dicampur dengan 1 cangkir cuka putih. Lalu tambahkan beberapa tetes minyak lemon. Masukkan ke dalam semprotan lalu gunakan untuk menyemprot bagian dalam kulkas atau tempat-tempat yang ingin kamu bersihkan.

2. Membersihkan talenan berbahan kayu

Bagi kamu yang lebih suka menggunakan alas memotong berbahan kayu (talenan), tidak heran apabila biasanya beberapa residu tertinggal di kayu tersebut. Untuk membersihkannya dengan mudah, kamu hanya cukup menyediakan sebuah lemon kemudian potong menjadi dua bagian. Lalu taburkan sedikit garam pada alas pemotong kayu tersebut kemudian gosok-gosokkan potongan air lemon pada papan.

Bersihkan garam dan air lemon. Setelah itu, bilas dengan air lalu keringkan.

3. Cleaning wipes

Alat untuk membersihkan yang berupa cleaning wipes atau lap harus kamu miliki. Karena menggunakan tisu sudah pasti tidak efektif serta harganya terlalu mahal. Beberapa alat yang bagus untuk dijadikan lap, mudah dicuci serta awet adalah lap dari kaos-kaos tua yang tidak lagi terpakai. Atau kamu bisa membeli synthetic chamois yang berharga murah namun sangat awet serta sangat efektif dalam menyerap dan membersihkan berbagai hal.

4. Buat disinfektan alami

Beberapa disinfektan berbahan alami sangat aman, disamping murah juga cocok digunakan oleh wanita hamil. Untuk membuatnya tidak terlalu sulit. Pertama, siapkan bubuk boraks kemudian tambahkan cuka dan kulit jeruk. Masukkan semua bahan ke dalam botol semprot dan gunakan untuk membersihkan permukaan dapur serta kamar kecil.

5. Membersihkan oven

Sekarang kamu tidak perlu lagi menggunakan bahan kimia untuk membersihkan oven. Yang kamu butuhkan hanyalah setengah cangkir baking soda kemudian tambahkan beberapa sendok makan air. Lalu gunakanlah sarung tangan. Setelah itu kamu siap membersihkan oven dengan bantuan spons yang dicelupkan kedalam larutan baking soda tersebut.

6. Membersihkan sisa makanan di dalam microwave

Kadang-kadang, makanan yang kita buat dengan menggunakan microwave bisa meledak dan serpihannya menempel kesegala penjuru. Untuk membersihkan noda tersebut, kamu tidak membutuhkan sabun atau bahan kimia. Sebaliknya, kamu bisa merendam spons dengan campuran minyak lemon dan air. Atau kamu juga bisa menyemprotkannya langsung kedalam oven. Setelah itu, biarkan kurang lebih 5 menit lalu bersihkan dengan spons dingin.

7. Membersihkan panci dan kuali

Wajan atau kuali serta berbagai jenis panci yang berbahan dasar besi bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan campuran minyak zaitun dan garam. Cara membuat sederhana saja. Pertama, sediakan satu sendok makan minyak zaitun kemudian tambahkan garam laut secukupnya lalu gosokkan dengan menggunakan kain pada panci atau wajan tersebut. Setelah itu, bersihkan dan terakhir lumasi dengan minyak zaitun sebelum dibilas dan dicuci.
4 Cara Mudah Membersihkan Sayuran dan Buah dari Pestisida

4 Cara Mudah Membersihkan Sayuran dan Buah dari Pestisida

Hai sahabat forstbook.. saya kembali datang lagi setelah seminggu gak bisa Online karena masalah jaringan internet yang sedikit menyebalkan. Kurang cekatan dalam kerjaan, mungkin itu yang bisa saya kasih cap sama telkom hehe.. Oh ya.. kali ini saya akan membagi tips dan informasi yang sangat bermanfaat. Terutama seperti kita yang sering masak dan ada di dapur ya.

Tau Pestisida kan?

Percaya atau tidak, pestisida hadir didalam buah maupun sayuran yang kita konsumsi sehari-hari. Petani banyak menggunakan pestisida selama membudidayakan tanaman. Dan dalam beberapa kasus, pestisida terkadang masih menempel di sayuran maupun buah-buahan hasil pertanian.

Dampak pestisida

Meskipun secara kasat mata kita tidak bisa melihatnya, di katakan bahwa apabila manusia mengkonsumsi pestisida dalam jumlah yang sangat banyak, hal tersebut akan menjadi racun bagi kesehatan. Buah-buahan dan sayuran yang dikonsumsi tanpa dicuci terlebih dahulu atau tanpa dicuci dengan benar akan membuat racun tersebut masuk ke dalam tubuh.

Lebih parah lagi, ibu hamil cenderung akan memiliki anak yang menderita autis apabila terpapar pestisida. Oleh sebab itu selalulah berhati-hati. Terutama, pada trisemester ketiga kehamilan. Gak mau kan kalau kehamilannya dalam bahaya?

Bagi tubuh kita, pestisida bisa menyebabkan kanker, kerusakan pada sistem saraf, kerusakan pada reproduksi, menyebabkan cacat lahir pada bayi yang baru lahir, dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh secara keseluruhan. Akibat terganggunya sistem kekebalan tubuh, kita menjadi lebih mudah sakit dan rentan terhadap serangan virus maupun bakteri.

Oleh karena itu, setiap kali kamu membeli sayur maupun buah-buahan di pasar, berhati-hatilah dan jangan lupa untuk mencucinya hingga bersih. Walaupun mereka adalah bahan-bahan organik namun, kebanyakan dari sayuran sekarang yang tampak lebih segar dan terlihat bagus biasanya mengandung pestisida dalam jumlah yang banyak.

Untuk menghindari bahaya pestisida dari buah-buahan, ada beberapa cara alami yang bisa kita manfaatkan untuk membersihkan sayuran maupun buah-buahan tersebut. Dan berikut adalah beberapa diantaranya.

1. Memanfaatkan cuka

Cuka adalah salah satu bahan alami yang paling kuat dan efektif membantu membunuh kuman serta menghilangkan pestisida dari sayuran maupun buah-buahan. Jika kamu mencuci dengan menggunakan air di ember, kamu bisa menambahkannya sedikit kemudian dimanfaatkan untuk membilas buah-buahan dan sayuran.


2. Memanfaatkan baking soda

Pasti kamu sudah tau kan kalau baking soda itu punya banyak manfaat selain cuma buat ngembangin kue. Baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan residu pestisida dari sayuran maupun buah-buahan secara efektif. Kamu bisa menambahkan 5 gelas air ke dalam sebuah mangkok lalu masukkan 4 sendok makan baking soda dan aduk hingga rata. Setelah itu, rendam sayuran dan buah-buahan ke dalam air tadi dan biarkan selama kurang lebih 15 menit. Keringkan. Lalu kamu bisa bebas mengkonsumsinya.

3. Memanfaatkan air kunyit

Kunyit adalah salah satu bahan yang mudah kita temukan di dapur yang bisa digunakan untuk banyak hal. Kunyit adalah salah satu bumbu yang memiliki sifat antibakteri dan dapat membunuh kuman. Untuk semangkok air mendidih, kamu bisa menambahkan 5 sendok teh bubuk kunyit. Lalu, kamu bisa memanfaatkannya untuk mencuci buah-buahan kemudian bilas dengan air bersih.

4. Dengan menggunakan garam

Cara lain untuk menghilangkan pestisida dari buah-buahan maupun sayuran yang aman dan mudah adalah dengan memanfaatkan garam. Kamu bisa menyiapkan satu mangkok air bersih kemudian tambahkan 1 cangkir garam. Setelah itu aduk hingga rata, lalu gunakan untuk membasuh buah-buahan maupun sayuran. Kamu juga bisa merendamnya selama kurang lebih 10 menit setelah itu, bilas dengan air bersih sebelum dikonsumsi.

Tips dan cara membersihkan sayuran serta buah-buahan dari pestisida di atas sebenarnya sangat efektif karena dapat menghilangkan hampir 90% residu pestisida. Namun untuk lebih amannya, jangan lupa agar kamu mengupas kulit dari buah-buahan maupun sayuran sebelum dikonsumsi jika memungkinkan.