Trik Membangkitkan Selera Makan saat Sahur dan Berbuka

Trik Membangkitkan Selera Makan saat Sahur dan Berbuka

Senang sekali rasanya kembali menjumpai bulan Ramadhan. Karena di bulan Ramadhan, selain beribadah, ada banyak hal seru yang bisa kita lakukan. Salah satunya adalah nyobain resep baru.


Sebagai ibu, saya tentu saja ingin menghidangkan makanan yang lezat buat sahur dan berbuka.


Tapi, tidak seperti menu berbuka yang rasanya jauh lebih gampang dicari, ide menu sahur bagi saya terasa sedikit lebih sulit.


Karena, tidak seperti saat berbuka, di mana perut sangat lapar sehingga apapun makanan yang ada di meja akan dilahap, pada saat sahur dan dalam keadaan ngantuk, selera makan tidak serta merta bangkit begitu saja. Apalagi, jika pada saat berbuka, makannya sudah banyak, sehingga perut akan terasa masih agak kenyang.


Karena itulah, tidak mudah membangkitkan selera makan seseorang di pagi buta. Apalagi, jika di hari-hari biasa mereka tidak terbiasa makan pagi (sarapan).


Hal inilah yang saya rasakan pada bulan Ramadhan kali ini. Saya sering melihat anak saya tampak kurang berselera saat makan sahur.


Padahal, ini adalah kesempatan saya untuk melatihnya berpuasa. Dan, kalau ia tidak berselera makan sahur, makannya akan jadi sedikit.


Kalau makannya sedikit, saya sering tidak tega melihatnya berpuasa seharian. Meskipun, ia seringkali bisa menuntaskan puasa sampai adzan Maghrib.


Tapi kalau makan sahurnya tidak banyak, biasanya sih akan ada drama kalau sudah memasuki waktu Ashar. Di mana ia akan mulai merasa sangat lapar. Apalagi jika teman-teman mainnya tidak ada, waktu pun akan terasa berjalan lebih lambat.


Tapi kalau anak saya makan sahurnya agak banyak, drama seperti itu sangat jarang terjadi. Karena itulah, saya mencoba mencari trik untuk memancing selera makannya saat sahur.


Sebagai ibu, saya tentu saja tahu apa yang menyebabkan ia kurang berselera makan. Salah satu penyebabnya adalah karena menu yang saya hidangkan kurang cocok di lidahnya.


Mengkombinasikan Resep dan Bahan Masakan


Anak saya sangat suka tempe, Akan tetapi, setelah saya mencoba berbagai resep, ternyata tidak semua resep tersebut membuat anak saya jadi lahap meski yang saya gunakan sama-sama berbahan tempe.


Setelah saya perhatikan, anak saya ini cenderung suka jika tempe disajikan dengan cara digoreng. Jadi, kalau ada tempe goreng dan kriuk, anak saya pasti makannya lahap banget.


Tepung Kobe Super Crispy Kentucky selain menawarkan cita rasa yang enak, juga dapat menghasilkan makanan yang renyah dan nikmat.


Resep Keripik Tempe Kobe



Saya memilih menggunakan Tepung Kobe Tempe Kriuk karena menurut saya, tepung ini punya banyak keunggulan. Seperti misalnya, hasilnya yang lebih tebal dan lebih crispy. Kemudian, terasa lebih garing. Trus, garingnya ini nggak cepat melempem lho bund... tahan hingga 24 jam.


Dan, nggak hanya bisa diandalkan untuk membuat keripik tempe yang renyah dan enak, tepung ini juga bisa digunakan untuk bahan campuran untuk berbagai resep lainnya.


Cara membuat Keripik Tempe Kobe


  • 1 Buah tempe
  • 1 Bungkus Kobe Tepung Tempe Kriuk (70gr)
  • 125ml Air
  • Minyak goreng
  • Daun bawang
Cara Membuat:

Pertama, Iris tipis tempe, lalu masukkan ke 1 bungkus Kobe Tepung Tempe Kriuk yang sudah dicampur dengan air. Kemudian tambahkan irisan daun bawang dan aduk rata. Masukkan tempe ke dalam adonan basah, lalu goreng hingga berwarna kuning kecoklatan. Tempe siap dinikmati dengan cabe hijau ataupun saos sambal.

Kesimpulan


Itu dia salah satu hasil resep Ayam Goreng Crunchy dengan Tepung Kobe Super Crispy Kentucky yang saya buat. Selain punya cita rasa yang enak, hasil dari Tepung Bumbu  KOBE ini sangat renyah dan tebal.


Buat Bunda yang sering kebingungan mau masak apa untuk buka dan sahur, Bunda juga bisa mencoba beberapa resep yang dirancang secara spesial untuk menu Ramadhan. Seperti yang ditawarkan oleh Kobe melalui "Inspirasi Menu 30 Hari Bulan Ramadhan" yang bisa Bunda dengan mengklik link yang saya cantumkan tersebut.


Supaya nggak bingung, print aja langsung menu Ramadhan tersebut. Sehingga, Bunda bisa dengan mudah merencanakan menu apa saja yang akan dicoba untuk dieksekusi untuk membuat anggota keluarga lebih semangat menjalankan ibadah puasa.