Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Meski Bermanfaat Minyak di Wajah Perlu di Kurangi, Bagaimana Caranya

Saya termasuk orang yang memiliki wajah berminyak. Meskipun saya tahu minyak di wajah memiliki banyak manfaat, terutama untuk melembabkan wajah dan membuat wajah jadi lebih kencang serta awet muda tapi tetap saja, minyak di wajah kerap kali membuat saya merasa kurang percaya diri. Hingga, saya saya pun berusaha untuk mencari cara mengatasi wajah berminyak dengan bahan alami.

Cara Mengatasi Wajah Berminyak
Wajah Berminyak

Minyak di wajah tidak hanya muncul di saat-saat tertentu melainkan, kerap kali sudah mulai terlihat dan terasa kurang dari 1 jam setelah mandi. Tak jarang, ketika melihat wajah di cermin, saya menjumpai muka yang terlihat mengkilat karena sangat berminyak.

Apa penyebab wajah berminyak?


Fakta bahwa wajah bisa menghasilkan minyak adalah sesuatu yang tidak aneh. Karena di bawah pori-pori wajah kita terdapat kelenjar yang bernama kelenjar sebaceous. Kelenjar ini secara alami akan menghasilkan minyak yang disebut sebum. Fungsinya adalah untuk menjaga agar kulit tetap terhidrasi dan sehat.

Pada beberapa orang, seperti saya misalnya, kelenjar sebaceous ini memproduksi minyak secara berlebihan hingga membuat kulit wajah Jadi terlihat kurang menarik dan terlihat sangat mengkilat.

Selain ada untungnya kamu ternyata kelebihan minyak di kulit wajah juga dapat menyebabkan kerugian tertentu bagi kita. Seperti yang kita tahu, minyak pada kulit akan sangat mudah menyerap kotoran hingga membuat kulit perlu mendapatkan perawatan dan perhatian ekstra agar tidak mudah berjerawat.

Lalu, apakah penyebab kulit wajah berminyak?

Dikutip dari Healthline, kulit berminyak dapat disebabkan karena faktor genetik, gaya hidup, makanan yang kita konsumsi, hingga lingkungan.

A. Faktor genetik


Apabila Ayah atau Ibu mu memiliki kulit wajah yang berminyak, kemungkinan besar kamu pun akan mengalaminya. Hal tersebut dikarenakan tingkat keaktifan kelenjar sebaceous dapat diturunkan melalui gen.

B. Usia


Di usia muda, atau ketika memasuki usia remaja, kulit kita cenderung lebih aktif karena masih memiliki jumlah kolagen hingga protein yang berlimpah. Namun seiring dengan bertambahnya usia, ketika kulit sudah mulai menua, maka kulit akan mulai kehilangan kolagen dan juga protein. Kurangnya jumlah kolagen dan protein akan membuat kelenjar sebaceous tidak lagi bisa aktif sebelumnya.

Karena itulah, tidak mengherankan apabila orang tua rata-rata memiliki kulit yang kering. Dan lebih mudah mengalami tanda-tanda penuaan seperti munculnya garis-garis halus sehingga kerutan.

Namun jika kulit kamu tetap berminyak di usia 30 tahun ke atas, hal tersebut bisa diakibatkan karena faktor genetik. Meskipun terkadang tidak begitu menyenangkan memiliki kulit wajah yang berminyak, namun seperti yang telah saya ungkapkan di atas, minyak di wajah memiliki manfaat yang sangat luar biasa untuk menjaga kelembaban wajah agar tetap sehat.

Jadi apabila kamu berusia 30 tahun ke atas tapi tetap memiliki wajah yang berminyak, kamu patut bersyukur karena wajahmu akan lebih sulit berkerut atau keriput. Itu artinya kamu akan memiliki wajah yang lebih awet muda dibandingkan dengan orang kebanyakan.

C. Lingkungan dan iklim


Faktor selanjutnya yang menyebabkan kulit wajah berminyak adalah lingkungan dan iklim. Cuaca yang panas cenderung lebih mudah memicu produksi minyak berlebihan di wajah kita dibandingkan dengan cuaca dingin.

Cuaca yang panas ditambah kelembaban yang tinggi merupakan faktor utama mengapa wajah kita sangat mudah mengkilat, bahkan ketika kita baru saja selesai mandi.

Bagi kamu yang cewek, kamu bisa mencoba mengurangi kelebihan minyak dengan menggunakan tisu yang dapat menyerap minyak atau tisu yang dapat memberikan kelembaban dan sensasi dingin pada wajah. Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan alas bedak matte yang dapat membantu menyerap kelebihan minyak agar wajah tidak terlihat mengkilap.

D. Ukuran pori-pori


Ketika usia kita bertambah tua, kulit akan mulai kehilangan kan banyak protein dan collagen. Hal tersebut akan membuat kulit jadi kendur serta mudah berkerut dan kering. Tapi tidak hanya itu dampaknya, kulit yang menua juga akan memunculkan masalah lain berupa pori-pori yang lebih besar dibandingkan dengan ketika kita berusia muda.

Pori-pori yang meregang karena usia dapat menyebabkan wajah cenderung berminyak. Jika masalah pori yang besar adalah penyebab utama kelebihan minyak di wajahmu, kamu bisa mencoba beberapa treatment atau perawatan untuk mengecilkan ukuran pori-pori wajah. Meskipun tentu saja, hasil yang akan kamu dapatkan bukanlah hasil yang permanen.

E. Penggunaan produk perawatan kulit yang salah


Kulit berminyak juga dapat diakibatkan karena produk perawatan kulit yang kita pilih. Kesalahan memilih produk perawatan atau produk kecantikan bisa diakibatkan karena kita tidak Mengidentifikasi jenis kulit terlebih dahulu sebelum memilih produk kecantikan tersebut.

Misal, kamu memiliki kulit berminyak tapi mengira kulitmu adalah kulit kombinasi sehingga menggunakan krim wajah yang terlalu berat. Menggunakan produk perawatan kulit yang benar bisa membuat perbedaan besar pada wajahmu. Tidak hanya akan membuat kamu tampil lebih cantik, kamu pun akan terhindar dari berbagai masalah kulit seperti kulit berminyak.

Pemilihan produk kecantikan atau produk perawatan kulit tidak selalu didasarkan pada jenis kulit. Kamu juga perlu mempertimbangkan mengganti produk perawatan yang kamu gunakan ketika musim berganti.

Misal, di musim panas atau ketika musim kemarau tiba, cobalah menggunakan produk perawatan yang lebih ringan dan banyak mengandung pelembab. Sebaliknya ketika musim hujan atau ketika cuaca agak dingin, kamu bisa kembali ke produk perawatan yang yang dibutuhkan oleh kulit atau sesuai dengan jenisnya.

F. Perawatan kulit yang berlebihan juga bisa memicu kulit berminyak


Eksfoliasi adalah salah satu cara yang kerap disarankan oleh para ahli kecantikan untuk mengangkat sel kulit mati. Eksfoliasi biasanya dilakukan dengan menggunakan exfoliator baik yang dijual secara bebas di pasaran ataupun dengan exfoliator alami seperti bubuk kopi hingga gula.

Mengangkat sel kulit mati sebulan dua kali atau sekali dalam sebulan merupakan cara jumlah yang disarankan. Tapi ada beberapa diantara kita yang justru melakukannya lebih dari itu. Akibatnya, wajah akan mudah menjadi kering dan kehilangan kelembaban serta terkikis sehingga membutuhkan pelembab yang lebih banyak.

Karena membutuhkan pelembab dalam jumlah banyak, maka tidak mengherankan apabila sebum di wajah memproduksi minyak secara berlebihan.

Tidak hanya karena melakukan rutinitas perawatan kulit yang berlebihan, jarang melakukan perawatan kulit juga bisa mengakibatkan hal yang sama. Seperti yang saya katakan, eksfoliasi merupakan salah satu cara untuk mengangkat sel kulit mati. Ini disarankan untuk dilakukan antara satu atau dua kali dalam sebulan.

Bagi mereka yang tidak pernah melakukannya, tentu saja sel kulit mati yang ada di wajah mereka akan menumpuk dan menyebabkan kulit jadi kusam, kurang cerah, terlihat lebih gelap, dan bahkan berminyak. Tak jarang, sel kulit mati yang tidak diangkat akan menyebabkan pori-pori tersumbat sehingga menimbulkan jerawat.

Selain itu, mencuci muka sesuai dengan aturan yang tepat juga perlu kamu tahu caranya. Ikuti aturan yang benar agar wajah tidak mengalami masalah. Mencuci muka secara berlebihan beberapa kali dalam sehari menggunakan sabun yang terlalu keras sebaiknya dihindari.

Meskipun kamu tertarik untuk sering-sering cuci muka agar muka tidak terlalu berminyak, namun cara ini sebenarnya tidak terlalu efektif mengingat minyak akan terus kembali, di samping akan merugikan kamu karena wajah yang terlalu sering dicuci menggunakan sabun pencuci muka akan menjadi kering.

Wajah yang kering justru akan membuat sebelum memproduksi lebih banyak minyak dibandingkan dengan yang seharusnya.

Untuk mengurangi kelebihan minyak di wajah ketika cuaca sedang panas dan ketika kamu ingin terlihat lebih cantik serta bebas dari minyak, cobalah untuk menggunakan tabir surya setiap hari. Berbagai produk kecantikan seperti pelembab hingga foundation (alas bedak) yang dilengkapi dengan tabir surya (sunblock) merupakan pilihan tepat untuk membuat wajah bebas dari minyak.

G. Makanan yang kita konsumsi sehari-hari


Seperti juga kamu kok malah saya kerap kali mencoba menggunakan berbagai cara untuk mengontrol atau mengurangi kelebihan minyak di wajah. Tapi berbagai cara tersebut kerap kali tidak berhasil. Meskipun berhasil, efeknya tidak bertahan lama.

Setelah mencoba berbagai cara, saya menemukan cara yang cukup efektif untuk mengurangi kelebihan minyak di wajah beberapa waktu yang lalu. Caranya adalah dengan mengubah diet atau mengubah pilihan makanan yang saya konsumsi.

Ternyata makanan yang kita konsumsi sehari-hari memiliki peranan yang sangat penting pada kesehatan kulit. Berbagai makanan dan minuman yang kaya minyak seperti goreng-gorengan semuanya dapat mengakibatkan kulit wajah kita lebih berminyak.

Selain makanan-makanan yang digoreng, produk susu yang mengandung hormon dapat menyebabkan pori-pori kulit tersumbat dan bahkan menyebabkan jerawat. Jika ingin susu yang lebih sehat ke mah kamu bisa beralih ke susu almond atau susu kedelai.

Makanan asin atau banyak mengandung garam juga bisa mengakibatkan kulit wajah berminyak. Mengapa? Menurut penelitian, makanan asing atau makanan yang banyak mengandung garam ternyata dapat mengakibatkan kulit mengalami dehidrasi.

Kulit yang dehidrasi atau kekeringan tentu membutuhkan air atau pelembab sehingga akan memaksa kelenjar sebaceous memproduksi lebih banyak minyak.

Makanan manis juga merupakan salah satu musuh yang sebaiknya mulai dikurangi. Berbagai bentuk makanan dan minuman manis tidak hanya bisa merugikan kesehatan karena dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti kencing manis hingga diabetes serta kelebihan berat badan (obesitas), tapi juga dapat mengakibatkan masalah kulit.

Masalah kulit yang ditimbulkan oleh berbagai makanan dan minuman manis atau yang banyak mengandung gula (kadar glukosa tinggi) adalah peradangan yang akan memicu produksi minyak berlebihan.

Cara efektif mengurangi kelebihan minyak di wajah


1. Cuci muka secara teratur dan dengan metode yang benar

Cara Mencuci Wajah yang Benar
Cara Mencuci Wajah yang Benar

Mencuci muka dengan menggunakan air dingin atau sesuai dengan suhu kamar sangat disarankan apabila kamu ingin mengurangi kelebihan minyak di wajah secara alami.

Air yang kita gunakan untuk mencuci muka akan membuat wajah terasa lebih dingin sehingga kelenjar sebaceous tidak akan memproduksi terlalu banyak minyak. Disamping itu sama kita juga perlu mencuci muka dengan menggunakan sabun pencuci muka yang lembut dan bebas dari pewangi.

Hanya saja kamu mencuci muka dengan menggunakan sabun tidak boleh terlalu sering. Karena selain menyebabkan kulit menjadi kering, terlalu sering menggunakan sabun atau sabun cuci muka yang terlalu keras juga dapat mengakibatkan iritasi pada kulit serta membuat kulit menjadi kasar.

2. Gunakan toner atau pelembab


Hindari menggunakan toner yang mengandung alkohol karena dapat menyebabkan kulit menjadi kering. sebaliknya, Cobalah menggunakan toner yang dilengkapi dengan astringent alami seperti witch hazel yang memiliki sifat pendingin.

Witch hazel memiliki kandungan tanin yang tinggi yang dapat dijadikan sebagai astringen alami atau anti-inflamasi. Menurut penelitian pada tahun 2014 astringen alami dapat membuat pori-pori yang besar jadi lebih mengecil dan bisa menghilangkan berbagai produk kecantikan atau make up yang menyumbat pori-pori.

3. Hindari menggosok wajah secara kasar menggunakan exfoliator atau handuk


Setelah selesai mandi atau setelah selesai mencuci muka, seringkali kita ingin segera mengeringkan kulit wajah dengan menggosok gosokan handuk secara kasar. Tidak jarang kita juga menggunakan exfoliator meskipun terbuat dari bahan alami secara keras hingga membuat kulit menjadi kasar dan kehilangan banyak sel-sel muda.

4. Rutin menggunakan masker wajah alami bisa membantu mengurangi kelebihan minyak


  • Masker madu. Sebuah studi pada tahun 2011 membuktikan bahwa madu mentah yang alami yang memiliki sifat antibakteri dan antiseptik sangat baik untuk digunakan sebagai masker wajah. Masker wajah alami ini setelah diterapkan selama 10 menit bisa membantu mengurangi jerawat dan membantu mengurangi kelebihan minyak
  • Masker buah. Ada banyak jenis buah-buahan yang bisa kita gunakan atau kita jadikan sebagai masker wajah. Selain buah-buahan tersebut banyak mengandung vitamin dan mineral yang dapat memberikan asupan nutrisi bagi wajah dari luar, masker alami tersebut juga sangat efektif untuk menghaluskan, mengencangkan, serta mengurangi kelebihan minyak di wajah. Kamu bisa mencoba membuat masker dari alpukat pepaya pisang tomat dan buah-buahan lainnya

5. Jangan lupa menerapkan pelembab dan sunscreen sebelum keluar rumah


Meskipun cuaca mendung, pastikan kamu menggunakan pelembab dan kosmetik yang mengandung UV Protector satu jam setengah atau satu jam sebelum keluar rumah.

Post a Comment for "Meski Bermanfaat Minyak di Wajah Perlu di Kurangi, Bagaimana Caranya"